BEO

    Ani adalah menantu yg tidak pernah akur dengan mertuanya.

    Setiap bertengkar, Ani selalu berkata kepada mertuanya, “Lebih baik, kamu cepat mati saja”

    Sang Beo yg ada di samping rumah sering mendengar kata2 Ani dan akhirnya bisa menirunya, “Lebih baik, kamu cepat mati saja”

    Tentu saja hal itu membuat Bambang, suami Ani sangat malu.

    Bambang ingin sang beo mengucapkan kata2 baik saja, dan melupakan kata2 yg tidak pantas tsb.

    Dia lalu menitipkan sang beo kepada Pastor dan diletakkan di taman samping gereja.

    3 bulan berlalu.Bambang yakin, beo yg se-hari2nya berada di lingkungan gereja, telah bisa mengucapkan kata2 yg baik, lalu membawanya pulang.

    Seperti biasa, konflik antara Ani dengan mertuanya terjadi lagi,
    lalu Ani berkata kepada mertuanya, “Lebih baik, kamu cepat mati saja”

    Sang beo dengan spontan menjawab, “KABULKANLAH DOA KAMI, YA TUHAN”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s